Selasa, 18 Februari 2014

Apa Kabar Dunia

Apa Kabar Dunia


Antara Angka 33, Penambang Chile dan Freemason

Posted: 17 Feb 2014 11:47 PM PST

Numerologi selalu menarik diperbincangkan. Entah sebagai perhitungan matematika, kebetulan semata, hingga teori konspirasi. Dan kali ini soal angka 33. Sebuah peristiwa di tahun 2010 menyisakan misteri nan unik hingga saat ini.

Kisahnya berawal pada bencana tanggal 5 Agustus 2010. Sebuah ledakan besar menyebabkan 33 pekerja terjebak di dalam sebuah tambang di Chile.

 

Lalu, dibutuhkan waktu 33 hari sampai mata bor berhasil mencapai tempat para pekerja tersebut. Pada saat itu, sebuah kamera dimasukkan ke dalam lubang dan untuk pertama kalinya dunia bisa melihat kondisi para pekerja yang terjebak.

Setelah dibor, para pekerja membangun sebuah terowongan yang akan digunakan untuk mengeluarkan para pekerja nantinya. Diameter terowongan itu 66 sentimeter, yaitu sama dengan 33 X 2.

Pada hari ke-66, terowongan yang dibuat untuk penyelamatan berhasil menembus ruangan tempat para pekerja terjebak. Harapan untuk melihat matahari sudah ada di depan mata.



3 hari kemudian, tepatnya setelah terjebak selama 69 hari, satu persatu pekerja dikeluarkan melalui terowongan itu. Penyelamatan itu dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2010 alias 13/10/10.

 
13 + 10 + 10 = 33

 
Tidak hanya itu. Ketika mata bor berhasil mencapai para pekerja setelah hari ke-33, para pekerja mengirimkan sebuah catatan untuk menunjukkan kalau mereka masih hidup. Bunyi catatan tersebut adalah:

Estamos bien en el refugio los 33

kira-kira terjemahannya adalah:

"Kami semua baik-baik saja dalam tempat perlindungan, 33"

 

Estamos bien en el refugio los 33 - Jumlah Karakter pada kalimat itu adalah: 33 karakter. (karakter berarti termasuk spasi)

Angka 33 yang berulangkali muncul mungkin kebetulan semata, atau ada pesan lain secara mistis? Entah, uniknya penggemar konspirasi sempat mengaitkan peristiwa di atas dengan freemasonry.

Mengapa? Karena angka 33 adalah angka yang biasa digunakan para Mason. Seperti yang kita ketahui, organisasi mason terdiri dari 33 level simbolik. Lihat gambar berikut.



 

Ada-ada saja, tapi menarik. Bagaimana menurut kamu?













sumber:
xfile

Pacu, Ikan Bergigi Manusia Penggemar Testis

Posted: 17 Feb 2014 11:03 PM PST

Pacu adalah salah satu ikan air tawar yang hidup di sungai Amazon dan Orinoco, Amerika Serikat. Namun sekarang sudah menyebar ke berbagai belahan dunia. Yang unik, ikan omnivora ini - karena memakan daging dan sayuran, memiliki struktur gigi mirip manusia.

 

Ikan pacu sebenarnya berada dalam satu keluarga dengan piranha, yakni dari subfamily Serrasalminae. Bedanya, pacu tak mutlak pemakan daging layaknya piranha. Dulu ikan pacu yang bernama ilmiah Colossoma Macropomum dianggap herbivora, hanya pemakan tumbuhan. Namun beberapa penduduk lokal pernah menyaksikan Pacu memakan ikan-ikan kecil yang mengindikasikan kemungkinan bahwa hewan ini termasuk golongan omnivora.

Biasanya, pacu menggunakan gigi untuk memecah kacang atau buah. Namun terkadang, ia juga menggunakan giginya untuk mencabik ikan lain.  Ia dapat bertumbuh hingga mencapai panjang 90 cm dan berat 30 kg.


Penggigit Testikel
Ikan pacu tambah populer bukan hanya karena susunan giginya yang mirip milik manusia, tetapi juga sempat heboh ketika muncul berita, ikan ini suka menggigit testikel kaum pria.
 


Di lepas pantai selatan Swedia, ada peringatan agar hati-hati. Seruan juga muncul dari  Henrik Carl, ahli ikan yang bekerja di museum di Swedia, "Jangan tanggalkan pakaian renang Anda. Gunakan yang agak tebal."

"Ikan pacu biasanya tidak berbahaya. Namun, gigitannya bisa membuat luka serius," ujarnya. Ia menjelaskan, ikan pacu menggigit karena mereka merasa lapar. Ditambah lagi, testikel yang menonjol di dalam air begitu menarik perhatian mereka. Biasanya, ikan-ikan ini memakan kacang-kacangan, buah-buahan, atau ikan kecil. Bentuk testikel yang menyerupai kacang mungkin juga menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka.

Memang tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari gigitan ini. Ikan pacu tidaklah mengeluarkan bisa yang beracun. Namun demikian, gigitannya bisa saja merusak testikel yang tentunya akan memengaruhi reproduksi kaum pria.







 












Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, dan mari berbagi dan bertukar pengetahuan.
Namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar "SPAM"